Jumat, 22 Oktober 2010

Inter 4 vs 3 Hotspur "The Lilywhites" Menawan

MILAN,(GM)-
Inter Milan dapat perlawanan sengit dari Tottenham Hotspur, yang bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan. Di akhir laga, sang juara bertahan memetik kemenangan dengan skor ketat 4-3.

Bertanding di Giuseppe Meazza, Kamis (21/10) dini hari WIB, Inter sepertinya akan memetik kemenangan dengan mudah setelah mereka mampu unggul cepat dan dapat keuntungan menyusul dikartumerahnya penjaga gawang Hotsprus Heurelho Gomes menit ke-7.

Namun keunggulan empat gol yang sempat diraih di babak pertama itu, ternyata mampu diperkecil menjadi 4-3 oleh Spurs yang tampil luar biasa di paruh kedua.

Keempat gol Inter dalam laga tersebut dibuat oleh Zavier Zanetti (2), Samuel Eto'o (10, 35) serta Dejan Stankovic (14). Sementara seluruh gol balasan "The Lilywhites" lahir di awal babak kedua melalui Gareth Bale yang mencetak hattrick di menit 52, 90, dan masa injury time.

Kemenangan ini mengokohkan posisi Inter di puncak klasemen Grup A dengan nilai tujuh hasil dari tiga laga. Sementara meski kalah Spurs masih berhak duduk di posisi dua dengan empat poin dikumpulkan.

Dalam pertandingan seru tersebut, Inter memetik pelajaran berharga dari Hotspur. Pelajaran itu terkait dengan bagaimana menjaga konsentrasi di sepanjang pertandingan.

Meski menang, "La Beneamata" sempat dibuat ketar-ketir oleh wakil Premier League itu. Pasalnya tim asuhan Rafael Benitez sempat unggul 4-0 terlebih dulu. Dengan sepuluh pemain, Spurs lalu mampu menjaringkan tiga gol.

"Saya puas dengan kemenangan ini. Itu wajar. Namun aspek negatif dari laga ini adalah setelah babak pertama kami tampil sempurna, kami menunjukkan intensitas yang menurun di babak kedua," tandas Benitez.

"Kami kini mendapatkan pelajaran tentang bagaimana caranya mengontrol permainan dengan lebih baik lagi, karena kami tidak bisa tampil seperti ini terus," tandas mantan pembesut Liverpool tersebut.

"Dalam kondisi 11 pemain melawan 10 pemain, maka taktik bukanlah yang terpenting, karena yang paling vital adalah mental. Saya harap kejadian kehilangan konsentrasi seperti ini bisa dijadikan pelajaran buat Inter," pungkas suksesor Jose Mourinho itu.

Walaupun akhirnya kalah, Tottenham Hotspur memperlihatkan permainan menawan saat menghadapi Inter Milan. Harry Redknapp tampak tidak terlalu kecewa karena ada sisi terang yang dapat dilihat dari laga ini.

Spurs memperlihatkan perlawanan pantang menyerah. Bagaimana tidak, mereka bermain dengan 10 orang sejak awal laga menyusul dikartumerahnya kiper Heurelho Gomes karena melanggar Jonathan Biabiany. Plus kebobolan empat gol di babak pertama.

Namun di babak kedua Spurs menunjukkan semangatnya. Luka Modric dkk. mengejar ketertinggalan dengan melesakkan tiga gol balasan yang semuanya dibuat Gareth Bale.

Redknapp mengakui skuadnya bermain buruk di awal. Tetapi ia yakin La Benemata bisa dikalahkan jika lawannya menampilkan permainan agresif.

"Kami mengawali laga dengan sangat buruk. Di menit awal kami kebobolan 0-1 dan tiba-tiba kami harus bermain dengan 10 orang usai kiper diusir. Kami berada dalam masalah besar usai tertinggal 4-0 dan berpeluang kebobolan lebih banyak," tuturnya. (B.98/detiksport)**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar